Cara Registrasi Kartu XL Bagi Pengguna Baru Dan Lama

Kementerian Komunikasi dan InformatikaKominfo sejak 2017 mewajibakan pengguna telepon seluler untuk melakukan registrasi kartu SIM dengan menginput NIK dan nomor KK. Semua provider memiliki sistem registrasi kartu SIM yang sama.

Untuk pengguna XL baru atau lama, ada cara registrasi kartu XL yang harus diketahui. Berikut ini penjelasannya.

Cara Registrasi Kartu XL Baru
Bagi pengguna baru dari provider XL, Anda wajib melakukan registrasi kartu sesuai dengan ketentuan yang berlaku saat ini. Caranya tidaklah sulit. Anda bisa mengirimkan SMS ke nomor 4444. Langkah-langkah untuk mengirimnya sebagai berikut:

1. Buka terlebih dahulu aplikasi pesan singkat di HP anda.
2. Lalu ketik SMS dengan format DAFTAR#NIK#NomorKK. Contoh, DAFTAR#332809XXXXXX#332809XXXXX.
3. Lalu kirimkan pesan tersebut ke 4444.
4. Tunggu SMS balasan yang menyatakan registrasi anda berhasil.

Cara Registrasi Ulang Kartu XL
Bukan hanya pengguna baru yang memiliki kewajiban untuk mandaftarkan NIK dan nomor KK mereka, pengguna lama juga harus melakukan daftar ulang. Cara daftar ulangnya tidak berbeda jauh dengan cara registrasi kartu XL baru. Berikut ini cara-caranya:

1. Buka aplikasi yang digunakan untuk mengirim SMS.
2. Lalu ketik SMS dengan format ULANG#NIK#NomorKK. Contohnya ULANG#332809XXXXXXXXX#332809XXXXXXX.
3. Kemduian kirimkan SMS tersebut ke nomor 4444.
4. Setelah itu, akan ada ada SMS balasan yang menyatakan bahwa registrasi ulang kartu XL Anda berhasil.

Apa yang Harus Dilakukan jika Cara Registrasi Kartu XL yang Gagal?
Pasti banyak di antara kita yang melakukan registrasi ulang atau registrasi kartu baru kemudian gagal. Penyebab gagalnya proses registrasi ini cukup beragam. Apabila Anda gagal melakukan cara registrasi kartu XL, ada beberapa hal yang bisa menjadi solusinya.

1. Cek ulang nomor kartu identitas
Solusi pertama dengan mengecek nomor identitas yang Anda masukkan. NIK dan nomor KK terdiri dari kombinasi angka yang tidak sedikit. Maka dari itu, biasanya akan muncul kekeliruan saat memasukkan angka-angka tersebut. Jika ternyata mendapati registrasi gagal, cobalah untuk cek ulang nomor identitas yang dimasukkan. Segera perbaiki ketika ternyata ada salah input nomor KTP atau KK.

2. Cek format pesan
Solusi kedua yaitu cek format pesan. Sebelumnya sudah dijelaskan terkait fromat pengiriman pesan untuk pengguna lama dan pengguna baru. Pastikan Anda mengetikkan format yang benar. Untuk mengetahui format yang benar, cek ke laman resmi provider atau melakukan pengecekan di web Kominfo.

3. Kirim ulang pesan
Setelah tidak ada kesalahan baik nomor identitas atau format penulisan pesan, Anda bisa mengirimkan ulang pesan registrasi ke nomo 4444. Tenang saja karena SMS ke nomor itu bebas pulsa alias gratis, sehingga sebanyak apapun Anda kirimkan pesan tidak akan membuat pulsa berkurang.

4. Hubungi call center
Ketika tiga solusi di atas sudah dilakukan namun registrasi kartu XL tetap gagal, Anda bisa menghubungi call center XL di 817 atau melalui official account sosial media milik provider tersebut. Call center tersedia dalama 24 jam non-setop. Namun bila tidak kunjung ada balasan, Anda bisa meminta bantuan ke kantor cabang perusahaan XL.

Tujuan Registrasi Kartu SIM dengan NIK dan Nomor KK
Kebijakan cara registrasi kartu perdana dengan menggunakan NIK dan nomor KK ini bukan tanpa tujuan. Mengutip dari kumparan.com, tujuan utama dar cara registrasi kartu SIM ini antara lain:

1. Menghindari penyelahgunaan data
Penyalahgunaan data menjadi isu lama yang banyak diperbicangkan. Sebelum ada regulasi yang mewajibkan registrasi nomor telepon menggunakan NIK, banyak di antara kita yang melakukan registrasi asal-asalan. Dampaknya, kasus penipuan, spam chat, dan beberapa kejahatan digital lainnya semakin menjamur. Dengan adanya sistem registrasi menggunakan NIK dan Nomor KK, penyalahgunaan bisa dicegah.

2. Meningkatkan keamanan
Dengan sistem registasi menggunakan NIK dan nomor KK, maka keamanan melakukan komunikasi dan transaksi digital juga semakin terjamin. Misalnya, Anda tidak perlu khawatir ketika menggunakan mode transportasi online.Jika terjadi tindak kejahatan, pihak yang berwajib lebih mudah melacak pelaku kejahatan dengan menggunakan nomor seluler yang digunakannya. Sebab, nomor HP tersebut terhubung dengan data diri seperti nama, tanggal lahir, hingga alamat yang bersangkutan.

3. Sebagai program ekonomi digital
Dengan kejelasan data nomor telepon, maka transaksi elektronik yang dilakukan dengan menggunakan nomor tersebut bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga ekonomi digital dengan basis transaksi non tunai bisa lebih aman dan nyaman untuk dilakukan.